Monday, November 24, 2014

Menguak mitos tentang Jengger ayam

Menguak mitos tentang Jengger ayam
img by @indoabangfarm.wordpress.com

Saat ini masyarakat yang memelihara ayam semakin banyak, entah itu untuk mendapatkan penghasilan ataukah cuma untuk hobi, untuk para penghobi ayam biasanya mereka memelihara ayam aduan untuk diadu atau dilombakan. Untuk ayam aduan sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis dari berbagai daerah namun setiap jenis ayam pasti mempunyai bentuk dan gaya tarung yang berbeda-beda, untuk bisa melihat jenis ayam yang jago dalam bertarung itu ada berbagai macam cara namun pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi bagaimana katurangga (anatomi) dalam memilih ayan aduan yang dilihat dari jenggernya, mengapa kok dengan jengger ayam?? karena dari jenggernya itu bisa dilihat kelebihan yang dimiliki ayam. 

Setiap ayam jago pasti memiliki jengger pada kepalanya namun biasanya bentuknya berbeda-beda ada yang halus, kasar, berbentuk bunga dan masih banyak lagi. Dari semua bentuk jengger ayam diyakini bahwa yang berbentuk seperti seperti blangkon atau topi jawa memiliki mental yang bagus dari pada yang lainnya. Bentuk dari jengger blankon ini memiliki ujung belakang yang panjang dan menempel dikepalanya. Namur tidak hanya berbentuk blangkon saja tapi apabila dipegang terasa lentur atau tidak kaku, ayam yang memiliki jengger ini biasanya selain mempunyai mental kuat tapi juga tidak mudah menyerah saat bertarung meskipun sudah terluka.

Ayam yang memiliki jengger blangkon ini akan semakin kuat apabila memiliki teknik bertarung dan pukulan yang kuat, berbeda dengan ayam yang memiliki jengger tegak lurus dan menempel dikepala biasanya mentalnya kurang apalagi saat bertarung akan mengkhawatirkan karena biasanya saat bertarung walaupun sudah unggul tapi begitu kena pukulan keras mentalnya langsung down, itulah yang membuat kecewa pemiliknya. Demikianlah sedikit informasi mengenai mitos jengger ayam, namun mitos tentang jenggernya itu tidak berarti benar jadi bagi kalian yang tidak memiliki ayam dengan jengger blangkon tidak usah khawatir akan mentalya. Sekian dari saya semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, maaf bila ada salah kata.

No comments:

Post a Comment

Tata Tertib Berkomentar

1. Berkomentarlah Dengan Sopan
2. Jangan melakukan spam, karena itu cuma akan merugikan blog anda sendiri