Friday, May 1, 2015

Tips merawat ayam aduan setelah berlaga

Tips merawat ayam aduan setelah berlaga

Tips merawat ayam aduan setelah berlaga - Bagi para penghobi ayam, hal yang menjadi kewajiban yang harus mereka lakukan adalah merawat ayam, baik itu pada saat hari-hari biasa, pada saat sebelum didau ataupun sesudah diadu, itu semua demi menjaga kondisi dan stamina ayam mereka, setelah pada kesempatan yang lalu saya memberikan informasi tentang merawat ayam sebelum berlaga makan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara merawat ayam aduan setelah berlaga. Melakukan perawatan ayam setelah berlaga merupakan hal penting yang harus dilakukan karena merupakan faktor penting untuk menunjang karir ayam dalam laga yang akan dihadapinya kelak. Setelah ayam bertarung pastinya ayam tersebut akan kelelahan dan ditubuhnya pasti terdapat luka, biasanya luka tersebut bila tidak segera ditangani akan berimbas terhadap ayam.

Dalam merawat ayam aduan setelah berlaga terdapat tahapan yang harus dilakukan, tahapan tersebut dilakukan agar ayam yang habis bertarung tersebut bisa kembali kekondisi semula sehingga apabila suatu saat ingin ditarungkan kembali sudah siap, adapun tahapan tersebut adalah sebagai berikut :

Merawat ayam setelah berlaga secara langsung

Setelah selesai bertarung ayam langsung dibersihkan dan diberikan cairan antibiotik bila terjadi lukam, bila luka tersebut terdapat pendarahan maka bisa diberikan bubuk kopi agar pendarahan tersebut bisa berhenti. Bila paruhnya terkelupas maka paruh tersebut dipasang kembali lalu diikat dengan benang yang ditalikan pada jengger, hal ini dilakukan agar kelak bila ayam sembuh tidak mengalami cacat. Setelah itu ayam bisa diberikan gula jawa agar staminanya cepat pulih, lalu ayam bisa ditempatkan pada kandang yang jauh dari ayam lain, biarkan ayam tersebut menyendiri, setelah ayam tersebut mau makan barulah dikumpulkan dengan ayam lain.

Merawat ayam setelah berlaga

Sehari setelah berlaga biasanya ayam sering susah makan, untuk itu bisa diberikan larutan gula yang diberi sedikit susu dan vitamin secara langsung. Bila ayam tersebut belum mau makan 1 sampai 3 hari makan jangan dipaksa dengan melolohnya, biarkan saja pencernaannya pulih dulu, pada hari ke empat bisa diberikan voer, didalam kandang tersebut usahakan terdapat air untuk minumnya.

Melatih ayam setelah sembuh

Setelah ayam mulai sembuh atau kurang lebihnya 2 minggu bisa diberikan latihan ringan untuk mengembalikan kondisi fisiknya seperti semula, latihan itu bisa berupa melakukan sparing dengan ayam lain namun waktunya harus dibatasi sekitar 10 menit saja untuk mengembalikan mentalnya, bila belum sembuh sepenuhnya jangan memaksa ayam untuk bertarung kaena akan membahayakan mentalnya.

Demikianlah informasi tentang merawat ayam aduan setelah berlaga, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dari saya dan terima kasih.

Saturday, April 25, 2015

Tips merawat ayam aduan sebelum berlaga

Tips merawat ayam aduan sebelum berlaga

Tips merawat ayam aduan sebelum berlaga - Bagi para pecinta ayam terutama ayam aduan pasti memiliki caranya masing-masing untuk melakukan perawatan terhadap ayam mereka, salah satu perawatan yang tidak boleh terlewatkan adalah sebelum ayam tersebut berlaga, perawatan ini dilakukan agar ayam yang akan berlaga tersebut dalam kondisinya tetap bagus sehingga pada saat diadu staminanya bisa terjaga. Mungkin setiap orang memiliki cara tersendiri bagaimana agar ayam tersebut selalu dalam kondisi fit baik sebelum ataupun sesudah berlaga. Bila saat bertarung ayam dalam kondisi fit pastinya ada kesempatan bagi ayam untuk mengerahkan seluruh kemampuannya dalam pertarungan agar menang, berbeda dengan aya yang kondisinya kurang baik saat laga akan dimulai, selain ayam tidak bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya pasti ayam tersebut mentalnya sudah jatuh duluan sehingga ayam tersebut akan kalah dalam pertarungan, untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips merawat ayam aduan.

Sebenarnya untuk melakukan perawatan terhadap ayam itu tidaklah susah karena bila sudah menjadi kebiasaan pasti keadaan itu akan terasa mudah, apalagi bila sudah menjadi hobi pasti apapun yang dikerjakan akan terasa senang tanpa lelah. Mungkin ada banyak dari kalian yang sudah tahu tips merawat ayam aduan ini, namun bagi kalian yang belum tahu bagaimana caranya bisa melihatnya dibawah ini dan yang perlu kalian tahu bahwa cara perawatan ini tidaklah sulit jadi bagi kalian yang belum tahu pasti tidak akan merasa kesulitan dalam melakukan perawatan terhadap ayam, nah untuk lebih jelasnya bisa dilihat dibawah ini.

  • Hal pertama yang harus dilakukan ialah memandikannya dan juga menjemurnya antara jam 9 sampai jam 12 siang dengan waktu penjemuran sekitar 1 jam.
  • Di sore hari ayam bisa diumbar ataupun dilepas bebeas dengan waktu secukupnya saja.
  • Disaat ayam sudah selesai diumbar lalu bisa dimasukkan dalam kandang lagi.
  • Untuk urusan pakan biasanya ayam cukup diberikan pakan seperti biasanya namun untuk tambahan bisa diberikan 1 butir telur dan jika memungkinkan telur itu adalah telur itik, pemberian telur ini bisa untuk menjaga kondisi ayam.
  • Untuk obat yang menunjang sih bisa diberikan B Kompleks seminggu 2 kali sebanyak 2 butir setiap pemberiannya setelah ayam makan sore.
  • Pemberian telur dan obat tadi bisa dihentikan 3 hari sebelum ayam ingin diadu.
Nah itulah sedikit informasi tentang tips merawat ayam aduan, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, terutama yang sedang mencari informasi tentang ayam aduan atau informasi peternakan lain, sekian dari saya dan terima kasih.

Monday, April 20, 2015

Tips agar produktifitas telur ayam kampung meningkat

Tips agar produktifitas telur ayam kampung meningkat

Tips agar produktifitas telur ayam kampung meningkat - Budidaya ayam kampung memang menjadi salah satu usaha yang banyak ditekuni oleh masyarakat Indonesia dari dulu hingga sekarang. Walaupun mungkin terbilang biasa namun usaha ini bisa meraup omset yang lumayan lho, terbukti banyak masyarakat yang sukses dengan usaha ini. Pada dasarnya ayam kampung dibudidayakan untuk diambil daging dan telurnya, sebenarnya diantara keduanya tersebut sama-sama menjanjikan sebab konsumsi akan daging dan telur tersebut selalu mengalami peningkatan, namun pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara meningkatkan produktifitas telur ayam kampung, seperti yang kita ketahui bahwa sistem pemeliharaan ayam kampung terdapat dua cara, yang pertama diumbar dan yang kedua dikurung, nah pada cara yang pertama itu kebanyakan produktifitas telur kurang masksimal sebab mereka mencari pakan sendiri dan dalam pakan yang mereka konsumsi pastinya kurang akan nutrisi, berbeda dengan ayam yang dikurung karena pakan yang akan dikonsumsi pastinya bisa diawasi secara langsung dari segi kandungan nutrisinya.

Pada dasarnya telur tersusun atas protein dan cangkangnya sebagian tersusun atas mineral dan kalsium sehingga ransum pakan yang akan diberikan pada pakan harus memenuhi kandungan tersebut agar produktifitas telurnya meningkat. Sumber protein yang dibutuhkan bisa didapatkan dengan mencampurkan bahan-bahan seperti tepung ikan, bungkil kedelai dan yang lainnya, untuk kalsiumnya bisa didapatkan dengan menambahkan tepung tulang dan tepung ikan namun untuk lebih praktisnya mineral bisa dibeli di poultryshop dengan harga sekitar 5000/kg. Dari kebutuhan mineral tersebut hanya perlu 1 % dari berat tubuh ayam yang diperlukan, sedangkan proteinnya bisa diberikan sebesar 10 % dari berat badannya, jumlah protein yang diberikan jauh lebih banyak sebab seperti yang sudah saya bilang sebelumnya bahwa telur tesusun oleh protein jadi pemberian protein tersebut akan membantu dalam meningkatkan produktifitas telur.

Selain komposisi pakan yang diberikan, jumlah ayam dalam satu kandang juga berpengaruh sebab jika ada banyak ayam yang dicampur menjadi satu dalam kandang akan mengurangi produktifitas telur sebab, jadi sebaiknya kandang yang digunakan untuk memelihara ayam kampung disekat kemudian dalam sekat tersebut di dipelihara ayam sebanyak 5 ekor ayam betina dan 1 ekor ayam jantan. Bila sudah menerapkan komposisi pakan yang akan diberikan pada ayam secara baik dan menyesuaikan jumlah ayam dalam satu kandang tentunya produktifitas telur akan meningkat dan itu harus dilakukan secara bertahap dan kontinue agar hasilnya dapat maksimal.

Demikianlah sedikit informasi yang bisa diberikan, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari informasi atau peluang usaha peternakan ayam, sekian dari saya dan terima kasih.


Saturday, February 21, 2015

Mengenal jenis ayam pelung cianjur beserta cirinya

Mengenal jenis ayam pelung cianjur beserta cirinya

Mengenal jenis ayam pelung cianjur beserta cirinya - Berbagai jenis ayam memang banyak bertebaran di Indonesia, mulai dari ayam bangkok, ayam hias, ayam potong dan masih banyak lagi, setelah beberapa waktu lalu saya memberikan informasi tentang ciri dan kelebihan ayam pelung lalu pada kesempatan kali ini saya juga akan memberikan informasi seputar ayam pelung namun ayam pelung yang akan saya ulas ini merupakan jenis ayam pelung cianjur, mungkin bagi kalian yang berada didaerah cianjur atau sekitaran Jawa Barat pasti tidak asing lagi dengan ayam ini tetapi bila kalian berada diluar daerah tersebut mungkin ada yang belum tahu tentang ayam ini, sebenarnya tidak ada perbedaan yang jauh antara ayam pelung dengan ayam pada umumnya namun yang membedakan disini ialah suara kokoknya yang mengalun panjang dan juga postur tubuhnya yang besar.

Untuk jenis ayam pelung cianjur ini beratnya bisa mencapai 5 sampai 6 kg dengan tinggi berkisar antara 40 sampai 50 cm, ayam ini dicianjur sendiri sering dijadikan sebagai hewan kontes yang banyak diikuti oleh para pemelihara pelung dari berbagai daerah di Indonesia khususnya Jawa Barat dan DKI Jakarta, bila ayam pelung ini dinyatakan terbaik harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Ayam pelung juga memiliki prospek peluang usaha yang bagus karena bobobtnya yang bisa berkilo-kilo itu dapat menghasilkan daging yang banyak dari pada jenis yang lain, namun apabila kalian ingin mencoba usaha ternak ini harus mengetahui ciri-ciri ayam pelung yang baik supaya bisa tahu mana pelung yang berkualitas baik dan tidak, untuk selengkapnya mengenai cirinya bisa dilihat dibawah ini.
  • Ayam pelung ini memiliki postur tubuh yang besar dan juga gagah, untuk berat tubuh ayam pelung jantan bisa mencapai 5 kg.
  • Bila dilihat dari kedua sayapnya akan terlihat mengkilap dan rapi dari bulunya.
  • Bila kalian melihat lehernya akan terlihat besar panjang yang ditumbuhi bulu lebat dengan berbagai warna variasi.
  • Pelung juga memiliki kepala yang bundar atau lonjong dan juga besar sehingga terlihat ganas dan juga nampak seperti memiliki sifat yang berani.
  • Bila melihat dadanya akan terlihat besar dan juga bidang yang nampak kokoh dan juga kuat.
  • Jenggernya terlihat besar dan juga tebal yang berdiri tegak keatas, pialnya juga berwarna merah merah.
  • Kedua kakinya terlihat besar dan memiliki tenaga yang kuat, sisiknya terlihat rapi serta terlihat mengkilap namun warnanya biasanya hitam kebiru-biruan, hijau atau ada juga yang putih keabu-abuan. Bila kaki pelung itu berwarna putih biasanya itu merupakan hasil persilangan antara pelung dengan ayam kampung.
Demikianlah informasi tentang jenis ayam pelung cianjur, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua dan saya juga berterima kasih karena kalian sudah berkunjung di blog http://ciriayam.blogspot.com, sekian dari saya dan terima kasih.

Thursday, February 19, 2015

Mengenal jenis ayam onagadori yang memiliki ekor panjang

Mengenal jenis ayam onagadori yang memiliki ekor panjang

Mengenal jenis ayam onagadori yang memiliki ekor panjang - Bicara soal ayam pastinya kalian semua sudah pada tahu bahwa ayam memiliki berbagai jenis yang berasal dari seluruh belahan dunia, salah satu jenis ayam yang menurut saya menarik ialah jenis ayam onagadori, mungkin ada banyak dari kalian yang belum begitu tahu tentang jenis ayam ini karena memang ayam ini berasal dari negara Jepang. Bila dilihat secara sekilas akan terlihat keunikan dari ayam ini, sebab ayam ini memiliki ekor panjang seperti tali yang menjadikannya berbeda dengan jenis ayam lain. Di Jepang sendiri ayam ini merupakan salah satu hewan yang dipelihara oleh Kaisar di Jepang karena merasa tertarik dengan keunikannya sehingga ayam ini mendapatkan gelar terhormat yang merupakan gelar tertinggi yang diberikan kepada ayam di Jepang.

Di dalam literatur Jepang sebenarnya tidak ada laporan secara rinci mengenai asal usul jenis ayam ini, namun masyarakat Jepang percaya bahwa ayan ini merupakan hasil mutasi dari peternakan SHOKOKU pada periode Edo pada tahun 1600 sampai 1868, bahkan menurut sejarah lisan menyerukan bahwa pangeran yang saat itu menguasai daerah Yamanouchi di prefektur kochi yang berada di semenanjung selatan shikoku ini memiliki pelindung kepala dan juga tombak dari bala tentaranya yang dihiasi dengan bulu jenis ayam onagadori ini dalam rangka untuk menghormati kaisar Teno.

Pengertian dari jenis ayam onagadori ini memang masih diperdebatkan di negara barat, Tekeichi Riuemon dari Shinihara kemudian membuat sebuah terobosan besar untuk perkembangan ayam ini, pada waktu itu ayam ini disebut Shinoharato lalu beberapa waktu kemudian disebut dengan Nagaodori, setelah itupun juga disebut dengan Tosa yang peruntukan sebagai referensi ke provinsi dimana mereka dikembang biakkan, sebenarny selain jenis ayam ini masih ada jenis ayam yang menurut saya menarik karena kunikannya yaitu ayam poland namun sejauh ini saya memang belum penah melihat secara langsung jenis ayam yang unik tersebut jadi untuk usaha ternak ayam dari jenis tersebut saya belum bisa memastikannya.

Demikianlah sedikit informasi dari saya tentang jenis ayam yang unik ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kalian semua dan saya juga berterima kasih karena kalian sudah berkunjung di blog http://ciriayam.blogspot.com ini, sekian dari saya dan terima kasih

Monday, December 29, 2014

Mengetahui Ayam Lamba beserta Cirinya

Mengetahui Ayam Lamba beserta Cirinya
Img by @firmanfarm.blogspot.com
Ayam lamba merupakan salah satu jenis ayam yang berasal dari Kabupaten Garut Jawa Tengah, untuk sekarang ini ayam lamba memang belum populer di kalangan peternak ayam kampung, berbeda dengan Ayam sentul yang secara lebih populer di kalangan peternak ayam petelur. Bentuk dari ayam lamba sekilas hampir mirip dengan ayam kampung yang menyebabkan sulit untuk membedakan antara keduanya namun perbedaan yang terlihat jelas adalah bentuk tubuh ayam lamba yang lebih besar dari pada ayam kampung pada umumnya.

Kendala yang ada pada Ayam lamba adalah pada sektor populasinya karena ayam lamba masih cukup langka dan juga masih belum banyak digali mengenai sifat genetik, penampilan serta potensi yang dimiliki. Namun diperkirakan ayam lamba bisa dipotensikan sebagai ayam penghasil daging lokal karena bentuk tubuh yang besar yang menghasilkan daging lebih banyak dari pada ayam kampung pada umumnya. Untuk mengetahui jenis ayam lamba bisa diketahui lewat ciri-cirinya, diantaranya :

  • Ukuran tubuhnya lebih besar ketimbang ayam kampung pada umumnya.
  • Untuk warna bulu tidak berbeda jauh dari ayam kampung.
  • Jenggernya terlihat lebih besar serta berwarna merah.
  • Paruh dan juga kakinya berwarna putih kekuningan.
  • Berat tubuh ayam lamba jantan dewasa 2,5 kg sedangkan untuk ayam betinanya 1 sampai 1,5 kg.
Demikianlah sedikit ulasan mengenai Ayam lamba, semoga ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian yang sedang mencari informasi tentang ayam lamba, sekian dan terima kasih.

Friday, December 26, 2014

Mengenal jenis ayam Kedu beserta ciri-cirinya

Mengenal jenis ayam Kedu beserta ciri-cirinya
Img by @dody94.wordpress.com
Ayam Kedu merupakan salah satu ayam lokal atau ayam buras di Indonesia atau lebih tepatnya dari Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Bila dilihat dari warnanya ayam kedu memiliki 3 jenis warna yaitu ayam kedu hitam, ayam kedu putih, serta ayam kedu lurik. dari ketiga jenis ayam kedu tersebut yang paling sering dijumpai adalah ayam kedu hitam dan yang lainnya sekarang jarang dijumpai.

Ayam kedu hitam sering disebut sebagai ayam cemani padahal dari keduanya memiliki perbedaan sebaran warna bulu walaupun keduanya sama-sama memiliki warna bulu hitam. untuk ayam kedu hitam biasanya sebaran warna bulu hanya pada bulunya saja, namun untuk ayam cemani sendiri sebaran warna hitam menyebar ke seluruh tubuhnya sehingga menjadikan keduanya memiliki perbedaan.

Bila dilihat dari asal usul ayam kedu, banyak versi yang memberitakan tentang Ayam kedu, salah satunya berasal dari Pak Tjokro yang mengemukakan bahwa ayam kedu berasal dari silangan antara ayam lokal dari daerah Dieng dengan ayam Dorking yang dibawa oleh Rafles yang akhirnya menghasilkan ayam kedu warna hitam. Namun kebanyakan orang ada yang belum paham betul membedakan mana itu ayam kedu atau ayam cemani padahal keduanya bisa dibedakan dengan ciri-cirinya karena keduanya memiliki ciri yang berbeda, bila kalian masih bingung membedakannya simaklah ciri-ciri ayam kedu dibawah ini.

  • Warna bulunya Hitam yang menyelimuti seluruh tubuhnya.
  • Tubuhnya tampak terlihat besar.
  • Kulit tubuhnya berwarna putih hingga hitam.
  • Jenggernya terlihat berwarna hitam kemerah-merahan.
  • Matanya terlihat berwarna hitam.
  • Paruh serta kakinya terlihat berwarna hitam.
  • Untuk ayam betinanya bisa menghasilkan sekitar 25 butir telur setiap periodenya.
  • Berat telurnya antara kisaran 50 sampai 60 gram untuk setiap butirnya.
  • Berat tubuh ayam kedu jantan atau betina yang sudah dewasa berkisar antara 1,5 sampai 2 kg.
Demikianlah sedikit ulasan mengenai Ayam kedu yang di sertai ciri-cirinya, semoga ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Tuesday, December 23, 2014

Tips mengatasi Ayam aduan yang kelebihan otot

Tips mengatasi Ayam aduan yang kelebihan otot
Img by @ayambangkokpurwokerto.blogspot.com

Ayam aduan yang memiliki tubuh dengan otot yang kuat pasti banyak diinginkan oleh para penghobi ayam karena ayam yang seperti itu bisa tahan pukulan, pukulannya keras, lompatan tinggi dan yang lainnya, untuk bisa memiliki ayam dengan tipe seperti itu biasanya banyak orang melakukan berbagai latihan khusus untuk memperkuat otot ayam, dengan metode latihan itu memang bisa membuat otot ayam kuat, namun bila latihan yang dilakukan terlalu berat akan mengakibatkan kelebihan otot.

Sebenarnya ayam yang memiliki otot kuat itu bisa memiliki pukulan yang keras, sehingga mampu merobohkan lawannya dengan satu kali pukulan dan juga tak mudah jatuh bila terkena pukulan, namun ada kekurangan dari ayam yang kelebihan otot karena dalam pergerakannya jadi lambat sehingga ayam menjadi kaku, susah bergerak serta lompatannya tidak bisa tinggi.

Untuk mengatasi ayam yang kelebihan otot itu bisa dilakukan dengan berkipu atau mandi dengan tanah halus atau pasir, dalam hal ini berkipu merupakan kebiasaan alamiah yang dilakukan ayam sehingga kita tidak perlu repot-repot melakukan beberapa hal, cukup menyiapkan pasir atau tanah halus di kandang umbaran dan ayam akan berkipu sendiri disana.

Demikianlah sedikit tips bagaimana mengatasi ayam yang mempunyai otot berlebih, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan berguna untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Saturday, December 20, 2014

Penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh

Penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh
Img by @klawu-unggul.blogspot.com

Ayam yang mentalnya jatuh atau juga sering disebut ayam Leres memang menjadi kendala bagi para penghobi ayam karena ayam itu sudah tidak mampu lagi untuk diadu, dalam hal ini ketidakmampuan ini bukan karena fisiknya yang sudah lemah namun karena mental bertarungnya sudah hilang, jadi apabila bertemu atau bahkan melihat ayam jago yang lain pasti akan terlihat ketakutan dan apabila di pertemukan akan lari terbirit-birit. Sebenarnya ada beberapa penyebab kenapa ayam itu mentalnya jatuh salah satunya kalah dalam bertarung namun ada beberapa hal yang menyebabkan ayam itu menjadi leres, berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi.

  1. Trauma kekalahan
  2. Trauma karena kekalahan yang pernah dialami ayam biasanya menjadi penyebab yang sering terjadi, rasa sakit yang diderita oleh ayam biasanya menjadi penyebab ayam menjadi minder, takut serta nyali bertarungnya hilang.
  3. Kaget Kejadian yang menakutkan
  4. Kaget dengan kejadian yang menakutkan juga bisa menjadi penyebab ayam mentalnya jatuh, disini kejadian yang dimaksud seperti hampir tertabrak motor, hampir tertimpa pohon dan yang lainnya.
  5. Ayam tidak punya mental yang bagus
  6. Dalam hal ini, ayam itu memang tidak memiliki mental bertarung yang bagus, sehingga apabila bertemu dengan ayam jago yang lain pasti akan minder dengan sendirinya.
Dari beberapa penyebab diatas masih ada kesempatan untuk menyembuhkan ayam yang mentalnya jatuh, bila ayam kalian mengalami beberapa faktor diatas bisa melakukan hal-hal berikut ini.

  1. Pisahkan ayam yang mengalami mental jatuh dengan ayam aduan jantan yang lain, bisa dilakukan dengan memasukkan dalam kandang umbaran yang didalamnya hanya terdapat ayam betina dan anakan ayam selama 1 sampai 2 bulan, hal ini dilakukan untuk membalikkan mental bertarungnya.
  2. Yang kedua ini dilakukan apabila langkah pertama sudah berhasil yaitu dengan memasukkan ayam muda yang belum punya mental bertarung, hal ini dilakukan agar ayam yang mau disembuhkan mentalnya tadi memiliki kemampuan untuk mengintimidasi ayam muda tadi dan kepercayaan dirinya kembali.
  3. Yang terakhir ini bisa dilakukan setelah kedua proses diatas sudah dilakukan yaitu dengan mengadunya dengan ayam yang sekiranya bisa kalah karena apabila ayam leres yang ditarungkan tadi menang, mentalnya akan kembali. Proses ini bisa dilakukan sampai mentalnya benar-benar kembali.
Demikianlah beberapa tips penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh, semoga ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian yang ingin mengembalikan mental ayam leres, sekian dari saya dan terima kasih.

Friday, November 28, 2014

Tips merawat anak ayam supaya tumbuh cepat

Tips merawat anak ayam supaya tumbuh cepat
img by @lawangserama.wordpress.com
Melakukan perawatan pada ayam merupakan hal yang penting, disamping untuk menjaga agar tetap sehat melakukan perawatan yang baik bisa mempercepat pertumbuhan anak ayam. Tips merawat anak ayam ini bertujuan agar proses pertumbuhannya berjalan dengan semestinya karena kadang ayam yang sudah berumur tapi pertumbuhannya masih kurang, itu mungkin bisa terjadi karena beberapa hal seperti memang karena efek genetik, namun yang sering terjadi di dunia peternakan ayam karena masih kurangnya proses perawatannya yang baik.

Tips merawat anak ayam ini sangat dianjurkan, apa lagi untuk anakan ayam bangkok, karena semakin baik pertumbuhannya akan mempengaruhi performanya dalam pertarungnnya kelak. untuk melakukan perawatan ini sebenarnya tidak terlalu sulit, kita hanya butuh kesabaran dalam melakukannya supaya proses perawatan ini berjalan dengan baik serta menghasilkan pertumbuhan ayam yang baik juga. adapun cara perawatan anak ayam bisa dilakukan sebagai berikut.

  1. Melakukan pemisahan anak ayam dari induknya kedalam box.
  2. Box yang akan digunakan untuk pemisahan sebaiknya diberi penerangan yang cukup, seperti diberi lampu yang berguna untuk menghangatkan anak ayam nanti.
  3. Berikan makanan yang teratur misalnya kita memberikan pada pagi hari pada jam tertentu lalu keesokan harinya juga harus di berikan pada jam yang sama.
  4. Berikanlah makanan yang kaya akan protein seperti voor selama satu bulan agar gemuk, selain itu pemberian voor ini bertujuan untuk membentuk pertumbuhan tulang.
  5. Memberikan tambahan vitamin yang bisa dicampurkan dalam minuman.
  6. Makanan dan minuman yang diberikan sebaiknya dalam keadaan yang bersih serta steril agar pertumbuhan yang diinginkan.
  7. Setelah anak ayam bangkok menginjak usia 2 bulan, pemberian pakan bisa dicampur dengan dedak, bekatul dan lain sebagainya dengan komposisi 1:1.
  8. Pada pagi hari usahakan anak ayam bangkok diumbar dan terkena cahaya matahari .
  9. Menjaga selalu kebersihan kandang agar terbebas dari berbagai virus penyakit yang akan menjangkitnya.
Demikianlah Tips merawat anak ayam yang baik, semoga tips ini berguna dan bisa menjadi referensi untuk kalian semua, sekian dari saya.

Wednesday, November 26, 2014

Cara memilih Indukan dan pacek ayam dengan mudah

Cara memilih Indukan dan pacek ayam dengan mudah
img by @kaskus.co.id

Memiliki ayam yang bagus itu merupakan idaman bagi semua penghobi ayam, bagus di sini dapat diartikan sebagai memiliki kualitas baik dalam bentuk maupun gaya bertarung, untuk mendapatkannya sebenarnya tidak mudah karena ayam yang bagus itu memiliki unsur keturunan dari induknya, jadi intinya jika ingin memiliki ayam yang bagus itu harus memiliki atau tahu asal usul dari indukannya, untuk itu disini saya akan memberikan beberapa informasi bagaimana memilih indukan dan pacek ayam dengan cara yang mudah.

Dalam memilih indukan dan pacek ayam yang bagus itu perlu ketelitian yang baik, karena kita harus memperhatikan bentuk, warna bulu dan sebagainya, untuk lebih detailnya bisa dilihat dibawah ini.

  1. Hal yang harus diketahui dalam memilih indukan yang bagus itu dilihat dari kepalanya, ayam yang bagus itu memiliki kepala yang berbentuk pinang atau lonjong.
  2. Yang selanjutnya ialah paruh ayam tidak pendek, yang artinya carilah ayam yang memiliki paruh bagian atas yang berbentuk seperti buah belimbing dan paruh bawahnya berbentuk agak lurus tapi tidak tebal.
  3. Pada bagian kakinya coba cari kaki yang memiliki sisik yang rapi dengan jari-jarinya tidak gemuk namun terlihat kekar dengan jari yang proporsional.
  4. Untuk warna bulu biasanya cari yang berbulu tebal dan mengkilap, bulu ini sebenarnya penting untuk turunan selanjutnya atau anakannya bisa memiliki bulu yang bagus juga.
  5. Bulu untuk ayam cari bulu yang sekiranya tidak pendek namun panjang dan tidak acak-acakan.
  6. Untuk tubuhnya cari yang panjang dan berbentuk jantung .
  7. Paa bagian mata cari yang berwarna putih, dan mempunyai star mata, untuk jenis mata ini biasanya ayam memiliki tenaga yang bagus.
Demikianlah sedikit informasi memilih indukan dan paacek ayam yang baik, semoga artikel ini bisa beranfaat dan berguna bagi kalian semua, sekian dan terima kasih.

Monday, November 24, 2014

Menguak mitos tentang Jengger ayam

Menguak mitos tentang Jengger ayam
img by @indoabangfarm.wordpress.com

Saat ini masyarakat yang memelihara ayam semakin banyak, entah itu untuk mendapatkan penghasilan ataukah cuma untuk hobi, untuk para penghobi ayam biasanya mereka memelihara ayam aduan untuk diadu atau dilombakan. Untuk ayam aduan sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis dari berbagai daerah namun setiap jenis ayam pasti mempunyai bentuk dan gaya tarung yang berbeda-beda, untuk bisa melihat jenis ayam yang jago dalam bertarung itu ada berbagai macam cara namun pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi bagaimana katurangga (anatomi) dalam memilih ayan aduan yang dilihat dari jenggernya, mengapa kok dengan jengger ayam?? karena dari jenggernya itu bisa dilihat kelebihan yang dimiliki ayam. 

Setiap ayam jago pasti memiliki jengger pada kepalanya namun biasanya bentuknya berbeda-beda ada yang halus, kasar, berbentuk bunga dan masih banyak lagi. Dari semua bentuk jengger ayam diyakini bahwa yang berbentuk seperti seperti blangkon atau topi jawa memiliki mental yang bagus dari pada yang lainnya. Bentuk dari jengger blankon ini memiliki ujung belakang yang panjang dan menempel dikepalanya. Namur tidak hanya berbentuk blangkon saja tapi apabila dipegang terasa lentur atau tidak kaku, ayam yang memiliki jengger ini biasanya selain mempunyai mental kuat tapi juga tidak mudah menyerah saat bertarung meskipun sudah terluka.

Ayam yang memiliki jengger blangkon ini akan semakin kuat apabila memiliki teknik bertarung dan pukulan yang kuat, berbeda dengan ayam yang memiliki jengger tegak lurus dan menempel dikepala biasanya mentalnya kurang apalagi saat bertarung akan mengkhawatirkan karena biasanya saat bertarung walaupun sudah unggul tapi begitu kena pukulan keras mentalnya langsung down, itulah yang membuat kecewa pemiliknya. Demikianlah sedikit informasi mengenai mitos jengger ayam, namun mitos tentang jenggernya itu tidak berarti benar jadi bagi kalian yang tidak memiliki ayam dengan jengger blangkon tidak usah khawatir akan mentalya. Sekian dari saya semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, maaf bila ada salah kata.

Saturday, November 22, 2014

Tips merawat ayam di saat pergantian musim

Tips merawat ayam di saat pergantian musim
img by @mugilancur.blogspot.com
Indonesia merupakan negara yang mempunyai dua musim atau iklim yaitu musim kemarau dan musim penghujan, dalam setiap tahun pasti ada yang namanya pergantian musim. Disaat peralihan musim itu ada beberapa hal yang akan terjadi, salah satunya akan berdampak pada hewan ternak, kenapa saya bilang hewan ternak karena biasanya saat peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya virus penyakit akan mudah sekali menyebar terutama lewat udara dan itu bisa menyebabkan hewan seperti ayam bangkok, burung, bebek, enthok dan unggas yang lain bisa rentan terhadap infeksi penyakit. Untuk menanggulangi resiko yang mungkin terjadi pada hewan ternak, kali ini saya akan memberikan beberapa informasi bagaimana merawat ayam di saat pergantian musim, langkah ini sebenarnya simpel serta tidak begitu rumit untuk dilakukan hanya butuh ketelatenan saja, bagi yang ingin menerapkannya pada hewan peliharaan kalian bisa mengikuti cara-cara dibawah ini :

  1. Memberikan air minum dengan kualitas yang bersih.

    Air minum yang bersih merupakan salah satu point penting karena bila air minumnya kotor akan menimbulkan banyak bakteri yang akan mempermudah ayam terserang penyakit.
  2. Memberikan pakan dengan menjaga kualitas serta pola pemberian.

    Disaat pergantian musim atau tidak sebaiknya kualitas pakan harus dengan standar kebersihan yang semestinya karena apabila pakan yang diberikan kurang bersih, bisa saja pakan itu mengandung bakteri atau jamur yang akan mengganggu pencernaan serta bisa memperbanyak resiko ayam terjangkit virus penyakit.
  3. Memberikan Vitamin untuk menambah daya tahan.

    Pemberian vitamin pada ayam di saat pergantian musim akan membuat daya tubuh ayam semakin kuat yang membuat ayam mungkin mempunyai resiko kecil terkena penyakit.
  4. Menjaga Kebersihan kandang serta area disekitarnya.

    Menjaga kebersihan kandang sebenarnya merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk merawat ayam di saat pergantian musim sebab kandang yang kotor mempunyai resiko besar membawa sumber penyakit karena berbagai macam bakteri pasti ada disana. Kebersihan di area kandang juga harus diperhatikan terutama bila ada air yang menggenang itu bisa untuk hidup para jentik nyamuk yang nantinya akan membawa berbagai sumber penyakit.
Demikianlah beberapa cara merawat ayam di saat pergantian musim, semoga sedikit informasi ini bisa berguna serta membantu kalian dalam mengantisipasi penularan penyakit pada ayam, sekian dari saya.


Thursday, November 20, 2014

Gejala dan pencegahan penyakit pada ayam Kalkun

Gejala dan pencegahan penyakit pada ayam Kalkun
@blambangan-farm.blogspot.com

Tidak dipungkiri lagi sekarang banyak sekali jenis ayam yang ada di Indonesia, salah satu ayam yang menurut saya unik adalah ayam Kalkun, hal yang membuat ayam kalkun lebih unuk ketimbang jenis ayam lainnya terletak pada bentuk tubuhnya, rata-rata ayam biasa mempunyai tubuh yang ramping namun lain halnya dengan ayam kalkun karena mempunyai bentuk tubuh yang besar, tapi sebenarnya tubuh besar ayam kalkun itu hanyalah bulunya saja yang mengembang jadi terlihat besar. Selain tubuh yang besar ayam kalkun juga memiliki keunikan pada paruh dan suaranya berkokok, saat sudah dewasa paruh ayam kalkun akan terlihat jengger merah yang panjang dan suaranya saat berkokok beda dengan jenis aya lain, itulah yang membuat ayam kalkun terlihat unik. Namun dari semua keunikannya itu ada hal yang sering terjadi pada ayam kalkun yaitu masalah penyakit pada ayam kalkun, situasi ini memungkinkan para peternak ayam kalkun bisa mengalami kerugian karena penyakit yang sering menyerang ayam kalkun bisa berdampak pada kematian.

Salah satu penyakit pada ayam kalkun yang sering menyerang adalah Pulorum, penyakit ini merupakan infeksi kronis pada ayam yang disebabkan oleh Salmonella Pullorum, penyakit yang pertama kali dilaporkan oleh Rettger pada tahun 1900 ini biasanya menjangkit anak ayam dalam rentan waktu sampai 4 minggu. Namun bakteri yang dibawa oleh penyakit ini bisa bertahan sampai 1 tahun pada kandang, sebenarnya infeksi ini bisa menyerang berbagai unggas seperti bebek, enthok, ayam dll, namun mungkin yang paling rentan terkena penyakit ini ialah ayam kalkun. Untuk cara penularannya bisa melalui pengeraman telur, penetasan, kandang yang sudah tercemar, kotoran peternakan dll.

Gejala yang mungkin timbul akibat terserang penyakit ini yaitu ayam terlihat lesu, mengantuk, kepalanya merunduk, mengigil, lutut membengkak dan diare. Supaya bisa terhindar dari penyakit pada ayam kalkun lebih baik melakukan pencegahannya terlebih dahulu karena apabila sudah terjangkit virus ini biasanya ayam sulit untuk disembuhkan walaupun ada juga yang bisa sembuh, untuk mencegahnya bisa dilakukan dengan cara-cara seperti dibawah ini.

  1. Bisa melakukan sanitasi kandang dengan diberi antiseptik dan mencegah binatang lain masuk ke area kandang karena itu bisa memicu terjadinya penularan.
  2. Kandang diusahakan harus dibuat senyaman mungkin agar ayam tidak stres dan jumlah ayam dalam kandang itu harus seimbang jangan sampai padat karena bisa bisa memicu resiko tinggi tertular lalu usahakan juga terdapat ventilasi udara yang baik supaya aliran uadara normal.
  3. Peralatan pada kandang harus rutin dibersihkan dan dicuci minimal 4 hari sekali dengan antiseptik yang direndam selama kurang lebih 30 menit.
Demikianlah sedikit informasi mengenai gejala dan pencegahan penyakit ayam kalkun, semoga tips ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Wednesday, November 19, 2014

Tips merawat burung kacer yang baik

Tips merawat burung kacer yang baik
img by @budidayausaha.blogspot.com

Selamat datang kembali di blog ciriayam.blogspot.com ini, pada kali ini saya akan memberikan beberapa tips bagaimana merawat burung kacer dengan baik, setelah sebelumnya saya memposting artikel tentang Ciri-ciri burung kacer sekarang saya akan memberikan cara untuk merawatnya. Dalam merawat burung kacer sebenarnya gampang-gampang sulit karena membutuhkan ketelatenan dalam melakukannya namun kita akan terbiasa apabila sering dilakukan. Dalam memelihara burung kacer, melakukan perawatan adalah hal yang penting untuk menjaga supaya staminanya terjaga, mentalnya kuat, selalu berkicau dan sebagainya. Dalam melakukan perawatan burung kacer ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan seperti proses penjemuran, proses pemandian, proses pemberian makan, proses perawatan saat mabung dan sebagainya, untuk detailnya bisa dilihat dibawah ini.

Untuk melakukan proses merawat burung kacer, kalian bisa membaca tips dibawah ini.
  1. Proses Penjemuran.

  2. Dalam proses penjemuran ini harus dilakukan setiap hari agar burung kacer bisa terus fit dan nafasnya panjang. Waktu penjemurannya bisa dilakukan pada pagi antara jam 8 sampai 10 pagi ketika matahari masih cerah, ketika dalam proses penjemuran keluarkan semua isi didalam kandang seperti makanan dan minuman. Setelah selesai dijemur taruh ditempat yang teduh lalu berikan makanan dan minumannya lagi.
  3. Proses Pemandian.

  4. Dalam proses pemandian ini dilakukan agar burung kacer terlihat selalu segar dan juga agar emosinya bisa stabil, jadi untuk pemandiannya bisa dilakukan satu kali sehari dan setelah selesai dimandikan harap diangin-anginkan agar bulunya cepat kering.
  5. Proses pemberian Makan.

  6. Burung kacer bisa diberikan makanan seperti buah-buahan, jangkrik, kroto, cacing, ulat bulu dan yang lainnya. Untuk buahnya biasanya kacer menyukai pepaya, pisang, apel dan sebagainya. Untuk jangkrik biasanya diberikan agar power suaranya tinggi.
  7. Proses perawatan saat Mabung.

  8. Disaat burung kacer sedang mabung harap melakukan hal-hal sebagai berikut.
    a. Jangan dimandikan.
    b. Kandang harus dikerodong dengan rapat.
    c. Bersihkan kandang 2 sampai 3 hari sekali.
    d. Saat sedang mabung bisa dilakukan memaster kacer.
Demikianlah beberapa tips merawat burung kacer, semoga dengan artikel ini kalian bisa mempunyai bayangan bagaimana melakukan perawatan burung kacer, saya mohon maaf apabila ada kata yag salah, sekian dan terima kasih.

Tuesday, November 18, 2014

Membuat jamu tradisional untuk ayam yang mempunyai banyak khasiat

jamu alami ayam
img by @ayampetarungmaniak.blogspot.com

Jamu tidak hanya untuk kita konsumsi, tetapi jamu juga bisa berguna untuk ayam karena manfaatnya sangat banyak untuk ayam. Bila kalian memelihara ayam baik itu jumlahnya banyak atau sedikit bisa diberi jamu tradisional ini supaya tidak mudah terserang virus atau penyakit. Untuk ayam bangkok aduan sendiri jamu bisa bermanfaat untuk meningkatkan stamina, memulihkan stamina setelah bertarung dan masih banyak lagi manfaatnya. Sebenarnya sekarang sudah ada banyak jamu atau obat-obatan untuk ayam yang diperjual belikan di toko pakan ayam atau yang lainnya, namun pemberian kepada ayam itu sendiri akan bisa memberi dampak atau efek samping yang kita sendiri tidak tahu itu, untuk itu alangkah baiknya bila diberi jamu tradisional untuk ayam yang tidak memiliki efek samping setelah dikonsumsi maupun dihari mendatang.

Berikut ini ada tiga resep membuat jamu tradisional untuk ayam yang bisa kalian buat dengan mudah dan tanpa resiko karena semua bahan yang diperlukan bersifat alami.
  1. Untuk meningkatkan stamina
  2. Stamina ayam merupakan salah satu yang harus dijaga karena bila ayam itu petarung pasti akan selalu membutuhkan stamina yang prima saat akan bertarung. Untuk menjaga stamina itu bisa diberikan Larutan gula merah yang dicampur dengan asam jawa secukupnya dan diberikan sebelum ayam akan diadu.
  3. Untuk ayam siap tarung
  4. Untuk ayam yang mau diadu sebaiknya diberikan jamu ini supaya bisa siap dan ngotot saat bertarung, berikan jamu ini pada sore hari atau 3 hari sebelum akan diadu, berikut rincian jamunya.
    Siapkan bahan seperti jahe 1 ons yang diparut kemudian diambil airnya, 1 butir telur ayam kampung atau bebek, 1 buah jeruk nipis yang diperas lalu diambil airnya, 1 sdm kecap, 1 sendok kopi bubuk hitam, 1 sendok madu tawon, 10 butir merica.
    Setelah semua bahan yang diperlukan sudah siap lalu campurkan semua bahan tersebut kemudian berikan pada ayam yang ingin diadu.
  5. Untuk memulihkan stamina setelah bertarung
  6. Untuk ayam yang selesai diadu pasti staminanya terkuras habis, untuk memulihkan stamina ayam setelah diadu tidak akan bisa cepat namun kalian bisa memberikan jamu ini supaya ayam yang setelah diadu sataminanya bisa pulih dengan cepat. Siapkan madu secukupnya lalu dicampur dengan 1 butir kuning telur itik, lalu diminumkan pada ayam yang sudah selesai diadu.
Demikianlah beberapa resep membuat jamu tradisional untuk ayam, semoga ini bisa bermanfaat dan berguna untuk kalian, mohon maaf apabila ada salah kata dalam artikel ini. Sekian dan terima kasih.

Monday, November 17, 2014

Mengenal lebih jauh Burung parkit serta habitatnya

mengenal burung parkit dari habitatnya
img by @pixabay.com
Burung parkit atau dalam istilah Internasionalnya dikenal dengan Budgerigar atau parakeet ini berasal dari keluarga Psittacidae atau burung nuri. Burung ini berasal dari Australia yang biasa hidup dialam liar dengan berkelompok yang jumlahnya bisa mencapai ribuan, biasanya burung parkit bisa ditemukan di hutan atau gurun dan membuat sarang diantara lubang pada pohon. Untuk makanan biasanya burung parkit memakan buah-buahan,biji-bijian, sayuran dan sejenisnya, biasanya mereka mencari makanan di area yang terdapat makanan tersebut atau juga dipersawahan. Untuk jenis biji-bijian yang mereka sukai adalah mellet putih, millet merah, jewawut. Lalu untuk buah-buahan yang mereka sukai adalah pir, apel, pisang, melon dan lain sebagainya, sedangkan untuk sayuran biasanya mereka memakan jagung yang masih muda, taoge, brokoli, bayam, wortel dan lain-lain.

Burung parkit bisa dibilang mempunyai kesetiaan yang luar biasa pada pasangannya, hal sederhana yang memperlihatkan kesetiaannya ialah burung parkit jantan selalu menunggu parkit betina saat bertelur, burung parkit juga memiliki tempramen yang liar walaupun sudah dijinakkan sekalipun, agar tempramen dari alam liar bisa dijinakkan mesti diberi makanan secara langsung dari tangan, hal itu akan bisa menjinakkan burung parkit apabila tempramennya kembali bisa mengumpulkan burung parkit tersebut bersama burung parkit yang sudah jinak.

Bila di alam liar biasanya Burung parkit akan memulai reproduksi antara bulan oktober sampai desember hal ini terjadi karena parkit hidup dengan berkelompok, apabila parkit betina bertelur pasti akan dijaga oleh parkit jantan sambil berkicau dan apabila ada hewan lain yang mencoba datang pasti akan diusir oleh parkit jantan. Demikianlah sedikit ulasan tentang burung parkit mulai habitat sampai sifat burung parkit, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.


Sunday, November 16, 2014

Mengenal penyakit yang sering menyerang burung Love Bird

macam penyakit burung love bird
@segiempat.com

Burung love bird merupakan salah satu burng kicau yang populer di Indonesia, bukan hanya karena warna bulunya yang cantik namun suaranya juga merdu, karena itulah sekarang banyak orang yang senang memelihara burung love bird entah itu karena hobi atau ingin mendapatkan keuntungan dengan membudidayakannya. Namun ya namanya hewan pasti punya suatu masalah yang bisa menyerangnya yaitu penyakit. Jika kalian ingin atau sudah memelihara lovebird harus memperhatikan beberapa penyakit yang mungkin bisa menyerangnya supaya nantinya kalian bisa tahu harus melakukan penanganan seperti apa jika lovebird kalian terserang penyakit

Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin bisa menyerang Burung love bird kalian.
  1.  Gangguan pernafasan
  2. Penyakit ini sering menyerang burung karena infeksi sekunder pada saluran pernafasannya oleh baktteri seperti E.Coli. Jika sudah kronis, penyakit ini sulit untuk disembuhkan dan dalam jangka waktu yang lama burung itu akan mati.
  3. Snot
  4. Penyakit ini bisa menyerang burung karena virus, penyakit ini bisa menyerang muka atau wajah pada burung yang mengakibatkan pembengkakan pada area kepalanya, selain itu tanda-tandanya juga muncul benjolan merah disekitar telinga, mata dan hidung.
  5. Berak kapur
  6. Penyakit ini menyerang pencernaan burung dan sifatnya menular, gejala dari penyakit ini adalah kotoran burung ini akan terlihat cair dan berwarna putih seperti kapur serta nafsu makan menurun.
  7. Cacingan
  8. Penyakit ini biasanya timbul karena terdapat cacing disaluran pencernaan dan juga hati, gejala dari penyakit ini adalah burung tidak bergairah serta berat badan menurun.
  9. Bubul
  10. Penyakit ini menyerang di bagian permukaan kulit terutama kaki, penyebab dari penyakit ini biasanya kandang jarang dibersihkan sehingga menimbulkan banyak bakteri yang menumpuk, gejala dari penyakit ini adalah kakinya membengkak dan apabila tidak segera ditangani akan infeksi dan menimbulkan kematian.
  11. Mencret
  12. Mencret merupakan penyakit yang disebabkan oleh kurang bersihnya kandang, tempat makan dan minum sehingga bisa menimbulkan cacing yang akan berkembang biak.
  13. Kutu burung
  14. Burung juga sering terserang oleh kutu yang menjadikan proses produksi terganggu. gejalanya burung selalu terlihat gelisah, sering menggigit bulu serta frekuensi suara berkurang.
  15. Virus burung
  16. Bila burung terkena virus maka akan mengakibatkan kelumpuhan pada burung, daya tahan tubuh yang lemah akan mempermudah virus ini menyerang.
Itulah beberapa penyakit yang harus kalian waspadai saat ingin atau memelihara Burung love bird, semoga ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian semua.

Saturday, November 15, 2014

Tips merawat Ayam bangkok aduan yang baik

tips memelihara ayam bangkok
@hobiayam.com


Kembali lagi di blog ciriayam.blogspot.com, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa tips yaitu merawat Ayam bangkok aduan dengan baik. Secara umum ayam aduan itu mempunyai kriteria tersendiri untuk bisa dikatakan ayam petarung yang hebat, namun seberapa bagus kriteria itu kalau tidak diberikan perawatan yang sebagaimana mestinya itu percuma saja karena ayam yang bagus dalam bertarung itu tidak hanya dilihat dari kriteria, jenis, maupun bentuk tapi juga butuh perawatan yang baik agar daya tarungnya semakin bagus dan kuat. Untuk itu disini saya akan memberikan beberapa cara melakukan perawatan ayam bangkok dengan mudah.

Dalam merawat Ayam bangkok aduan bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal kecil seperti :

  • Membangun mentalnya, ayam bangkok yang masih muda usahakan jangan sampai terkena trauma atau takut kepada ayam lain karena itu akan memberikan dampak yang kurang baik saat bertarung.
  • Untuk ayam bangkok yang masih muda usahakan jangan sampai terkena pukulan terlalu keras sebab itu akan mempengaruhi struktur tulang dan otot nantinya.
  • Bila sudah masanya lakukan gebrakan sesuai kemampuan si ayam, bila cuma kuat 5 menit ya lakukan segitu saja, namun seiring berjalannya waktu harus bisa kuat lebih dari 5 menit, waktu ini bisa ditingkatkan dalam jangka waktu seminggu atau dua minggu sampai benar-benar siap bertarung.
  • Selagi menunggu perkembangannya, bisa dilakukan latihan peningkatan stamina dan otot, stamina ini sangat penting untuk ayam petarung karena bila memiliki stamina yang bagus pasti daya bertarungnya akan lama dan bagus. Stamina ini bisa dilihat dari nafas ayam saat bertarung, apabila cepat ngos-ngosan berarti ayam tersebut stminanya belum bagus dan mesti harus ditingkatkan.
  • Untuk melihat keberhasilan perawatan ayam bangkok ini bisa dilihat melalui stamina, tenaga, akurasi pukulan, bobot pukulan dan lain sebagainya, apabila semua itu sudah memenuhi syarat pastinya ayam akan kuat saat bertarung.
  • Namun semua perawatan dan pelatihan itu harus diimbangi dengan konsumsi makanan yang seimbang seperti kadar protein yang terkandung dalam makanannya harus seimbang dan juga bisa diberi vitamin agar daya tahan tubuhnya baik.
Demikianlah sedikit tips bagaimana merawat Ayam bangkok aduan, semoga ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Thursday, November 13, 2014

Mengenal jenis ayam Poland atau ayam Mahkota

ciri ayam polan
@ayamhiasjogja.wordpress.com

Ayam poland atau juga sering disebut sebagai ayam mahkota merupakan salah satu ayam yang mempunyai keunikan pada tubuhny, hal menarik dari ayam poland dari pada ayam yang lainnya terdapat pada kepalanya yang mempunyai jambul, secara keseluruhan jambul yang terdapat pada kepalanya itu terlihat lebat sehingga seperti terlihat tidak memiliki mata, namun ssebenarnya matanya itu tertutup oleh lebatnya bulu jambul itu.

Perlu diketahui bahwa ayam poland sebenarnya memiliki aneka ragam warna yang indah, dan dari jambulnya itu sebenarnya ada yang memiliki gabungan 2 warna yang tersusun secara rapi, namun dalam gambar diatas hanya ada satu warna saja yaitu putih. Karena keunikan jambulnya sekarang banyak orang yang mencari ayam ini untuk hiasan dan sekarang juga sudah mulai banayk peternak yang berusaha mengembangbiakkan ayam ini.

Dari beberapa pendapat ayam poland ini berasal dari Polandia, namun beberapa hasil penelitian bahwa ayam ini tidak terbukti berasal dari ras Polandia, namun referensi tertua mengenai ayam ini adalah patung batu divatican yang memiliki kemiripan dengan ayam yang berjambul ini. Demikianlah sedikit review mengenai ayam poland, semoga ini berguna dan bisa menjadi referensi untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.