Saturday, December 20, 2014

Penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh

Penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh
Img by @klawu-unggul.blogspot.com

Ayam yang mentalnya jatuh atau juga sering disebut ayam Leres memang menjadi kendala bagi para penghobi ayam karena ayam itu sudah tidak mampu lagi untuk diadu, dalam hal ini ketidakmampuan ini bukan karena fisiknya yang sudah lemah namun karena mental bertarungnya sudah hilang, jadi apabila bertemu atau bahkan melihat ayam jago yang lain pasti akan terlihat ketakutan dan apabila di pertemukan akan lari terbirit-birit. Sebenarnya ada beberapa penyebab kenapa ayam itu mentalnya jatuh salah satunya kalah dalam bertarung namun ada beberapa hal yang menyebabkan ayam itu menjadi leres, berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi.

  1. Trauma kekalahan
  2. Trauma karena kekalahan yang pernah dialami ayam biasanya menjadi penyebab yang sering terjadi, rasa sakit yang diderita oleh ayam biasanya menjadi penyebab ayam menjadi minder, takut serta nyali bertarungnya hilang.
  3. Kaget Kejadian yang menakutkan
  4. Kaget dengan kejadian yang menakutkan juga bisa menjadi penyebab ayam mentalnya jatuh, disini kejadian yang dimaksud seperti hampir tertabrak motor, hampir tertimpa pohon dan yang lainnya.
  5. Ayam tidak punya mental yang bagus
  6. Dalam hal ini, ayam itu memang tidak memiliki mental bertarung yang bagus, sehingga apabila bertemu dengan ayam jago yang lain pasti akan minder dengan sendirinya.
Dari beberapa penyebab diatas masih ada kesempatan untuk menyembuhkan ayam yang mentalnya jatuh, bila ayam kalian mengalami beberapa faktor diatas bisa melakukan hal-hal berikut ini.

  1. Pisahkan ayam yang mengalami mental jatuh dengan ayam aduan jantan yang lain, bisa dilakukan dengan memasukkan dalam kandang umbaran yang didalamnya hanya terdapat ayam betina dan anakan ayam selama 1 sampai 2 bulan, hal ini dilakukan untuk membalikkan mental bertarungnya.
  2. Yang kedua ini dilakukan apabila langkah pertama sudah berhasil yaitu dengan memasukkan ayam muda yang belum punya mental bertarung, hal ini dilakukan agar ayam yang mau disembuhkan mentalnya tadi memiliki kemampuan untuk mengintimidasi ayam muda tadi dan kepercayaan dirinya kembali.
  3. Yang terakhir ini bisa dilakukan setelah kedua proses diatas sudah dilakukan yaitu dengan mengadunya dengan ayam yang sekiranya bisa kalah karena apabila ayam leres yang ditarungkan tadi menang, mentalnya akan kembali. Proses ini bisa dilakukan sampai mentalnya benar-benar kembali.
Demikianlah beberapa tips penyebab dan cara mengatasi Ayam aduan yang mentalnya jatuh, semoga ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian yang ingin mengembalikan mental ayam leres, sekian dari saya dan terima kasih.

Friday, November 28, 2014

Tips merawat anak ayam supaya tumbuh cepat

Tips merawat anak ayam supaya tumbuh cepat
img by @lawangserama.wordpress.com
Melakukan perawatan pada ayam merupakan hal yang penting, disamping untuk menjaga agar tetap sehat melakukan perawatan yang baik bisa mempercepat pertumbuhan anak ayam. Tips merawat anak ayam ini bertujuan agar proses pertumbuhannya berjalan dengan semestinya karena kadang ayam yang sudah berumur tapi pertumbuhannya masih kurang, itu mungkin bisa terjadi karena beberapa hal seperti memang karena efek genetik, namun yang sering terjadi di dunia peternakan ayam karena masih kurangnya proses perawatannya yang baik.

Tips merawat anak ayam ini sangat dianjurkan, apa lagi untuk anakan ayam bangkok, karena semakin baik pertumbuhannya akan mempengaruhi performanya dalam pertarungnnya kelak. untuk melakukan perawatan ini sebenarnya tidak terlalu sulit, kita hanya butuh kesabaran dalam melakukannya supaya proses perawatan ini berjalan dengan baik serta menghasilkan pertumbuhan ayam yang baik juga. adapun cara perawatan anak ayam bisa dilakukan sebagai berikut.

  1. Melakukan pemisahan anak ayam dari induknya kedalam box.
  2. Box yang akan digunakan untuk pemisahan sebaiknya diberi penerangan yang cukup, seperti diberi lampu yang berguna untuk menghangatkan anak ayam nanti.
  3. Berikan makanan yang teratur misalnya kita memberikan pada pagi hari pada jam tertentu lalu keesokan harinya juga harus di berikan pada jam yang sama.
  4. Berikanlah makanan yang kaya akan protein seperti voor selama satu bulan agar gemuk, selain itu pemberian voor ini bertujuan untuk membentuk pertumbuhan tulang.
  5. Memberikan tambahan vitamin yang bisa dicampurkan dalam minuman.
  6. Makanan dan minuman yang diberikan sebaiknya dalam keadaan yang bersih serta steril agar pertumbuhan yang diinginkan.
  7. Setelah anak ayam bangkok menginjak usia 2 bulan, pemberian pakan bisa dicampur dengan dedak, bekatul dan lain sebagainya dengan komposisi 1:1.
  8. Pada pagi hari usahakan anak ayam bangkok diumbar dan terkena cahaya matahari .
  9. Menjaga selalu kebersihan kandang agar terbebas dari berbagai virus penyakit yang akan menjangkitnya.
Demikianlah Tips merawat anak ayam yang baik, semoga tips ini berguna dan bisa menjadi referensi untuk kalian semua, sekian dari saya.

Wednesday, November 26, 2014

Cara memilih Indukan dan pacek ayam dengan mudah

Cara memilih Indukan dan pacek ayam dengan mudah
img by @kaskus.co.id

Memiliki ayam yang bagus itu merupakan idaman bagi semua penghobi ayam, bagus di sini dapat diartikan sebagai memiliki kualitas baik dalam bentuk maupun gaya bertarung, untuk mendapatkannya sebenarnya tidak mudah karena ayam yang bagus itu memiliki unsur keturunan dari induknya, jadi intinya jika ingin memiliki ayam yang bagus itu harus memiliki atau tahu asal usul dari indukannya, untuk itu disini saya akan memberikan beberapa informasi bagaimana memilih indukan dan pacek ayam dengan cara yang mudah.

Dalam memilih indukan dan pacek ayam yang bagus itu perlu ketelitian yang baik, karena kita harus memperhatikan bentuk, warna bulu dan sebagainya, untuk lebih detailnya bisa dilihat dibawah ini.

  1. Hal yang harus diketahui dalam memilih indukan yang bagus itu dilihat dari kepalanya, ayam yang bagus itu memiliki kepala yang berbentuk pinang atau lonjong.
  2. Yang selanjutnya ialah paruh ayam tidak pendek, yang artinya carilah ayam yang memiliki paruh bagian atas yang berbentuk seperti buah belimbing dan paruh bawahnya berbentuk agak lurus tapi tidak tebal.
  3. Pada bagian kakinya coba cari kaki yang memiliki sisik yang rapi dengan jari-jarinya tidak gemuk namun terlihat kekar dengan jari yang proporsional.
  4. Untuk warna bulu biasanya cari yang berbulu tebal dan mengkilap, bulu ini sebenarnya penting untuk turunan selanjutnya atau anakannya bisa memiliki bulu yang bagus juga.
  5. Bulu untuk ayam cari bulu yang sekiranya tidak pendek namun panjang dan tidak acak-acakan.
  6. Untuk tubuhnya cari yang panjang dan berbentuk jantung .
  7. Paa bagian mata cari yang berwarna putih, dan mempunyai star mata, untuk jenis mata ini biasanya ayam memiliki tenaga yang bagus.
Demikianlah sedikit informasi memilih indukan dan paacek ayam yang baik, semoga artikel ini bisa beranfaat dan berguna bagi kalian semua, sekian dan terima kasih.

Monday, November 24, 2014

Menguak mitos tentang Jengger ayam

Menguak mitos tentang Jengger ayam
img by @indoabangfarm.wordpress.com

Saat ini masyarakat yang memelihara ayam semakin banyak, entah itu untuk mendapatkan penghasilan ataukah cuma untuk hobi, untuk para penghobi ayam biasanya mereka memelihara ayam aduan untuk diadu atau dilombakan. Untuk ayam aduan sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis dari berbagai daerah namun setiap jenis ayam pasti mempunyai bentuk dan gaya tarung yang berbeda-beda, untuk bisa melihat jenis ayam yang jago dalam bertarung itu ada berbagai macam cara namun pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi bagaimana katurangga (anatomi) dalam memilih ayan aduan yang dilihat dari jenggernya, mengapa kok dengan jengger ayam?? karena dari jenggernya itu bisa dilihat kelebihan yang dimiliki ayam. 

Setiap ayam jago pasti memiliki jengger pada kepalanya namun biasanya bentuknya berbeda-beda ada yang halus, kasar, berbentuk bunga dan masih banyak lagi. Dari semua bentuk jengger ayam diyakini bahwa yang berbentuk seperti seperti blangkon atau topi jawa memiliki mental yang bagus dari pada yang lainnya. Bentuk dari jengger blankon ini memiliki ujung belakang yang panjang dan menempel dikepalanya. Namur tidak hanya berbentuk blangkon saja tapi apabila dipegang terasa lentur atau tidak kaku, ayam yang memiliki jengger ini biasanya selain mempunyai mental kuat tapi juga tidak mudah menyerah saat bertarung meskipun sudah terluka.

Ayam yang memiliki jengger blangkon ini akan semakin kuat apabila memiliki teknik bertarung dan pukulan yang kuat, berbeda dengan ayam yang memiliki jengger tegak lurus dan menempel dikepala biasanya mentalnya kurang apalagi saat bertarung akan mengkhawatirkan karena biasanya saat bertarung walaupun sudah unggul tapi begitu kena pukulan keras mentalnya langsung down, itulah yang membuat kecewa pemiliknya. Demikianlah sedikit informasi mengenai mitos jengger ayam, namun mitos tentang jenggernya itu tidak berarti benar jadi bagi kalian yang tidak memiliki ayam dengan jengger blangkon tidak usah khawatir akan mentalya. Sekian dari saya semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, maaf bila ada salah kata.

Saturday, November 22, 2014

Tips merawat ayam di saat pergantian musim

Tips merawat ayam di saat pergantian musim
img by @mugilancur.blogspot.com
Indonesia merupakan negara yang mempunyai dua musim atau iklim yaitu musim kemarau dan musim penghujan, dalam setiap tahun pasti ada yang namanya pergantian musim. Disaat peralihan musim itu ada beberapa hal yang akan terjadi, salah satunya akan berdampak pada hewan ternak, kenapa saya bilang hewan ternak karena biasanya saat peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya virus penyakit akan mudah sekali menyebar terutama lewat udara dan itu bisa menyebabkan hewan seperti ayam bangkok, burung, bebek, enthok dan unggas yang lain bisa rentan terhadap infeksi penyakit. Untuk menanggulangi resiko yang mungkin terjadi pada hewan ternak, kali ini saya akan memberikan beberapa informasi bagaimana merawat ayam di saat pergantian musim, langkah ini sebenarnya simpel serta tidak begitu rumit untuk dilakukan hanya butuh ketelatenan saja, bagi yang ingin menerapkannya pada hewan peliharaan kalian bisa mengikuti cara-cara dibawah ini :

  1. Memberikan air minum dengan kualitas yang bersih.

    Air minum yang bersih merupakan salah satu point penting karena bila air minumnya kotor akan menimbulkan banyak bakteri yang akan mempermudah ayam terserang penyakit.
  2. Memberikan pakan dengan menjaga kualitas serta pola pemberian.

    Disaat pergantian musim atau tidak sebaiknya kualitas pakan harus dengan standar kebersihan yang semestinya karena apabila pakan yang diberikan kurang bersih, bisa saja pakan itu mengandung bakteri atau jamur yang akan mengganggu pencernaan serta bisa memperbanyak resiko ayam terjangkit virus penyakit.
  3. Memberikan Vitamin untuk menambah daya tahan.

    Pemberian vitamin pada ayam di saat pergantian musim akan membuat daya tubuh ayam semakin kuat yang membuat ayam mungkin mempunyai resiko kecil terkena penyakit.
  4. Menjaga Kebersihan kandang serta area disekitarnya.

    Menjaga kebersihan kandang sebenarnya merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk merawat ayam di saat pergantian musim sebab kandang yang kotor mempunyai resiko besar membawa sumber penyakit karena berbagai macam bakteri pasti ada disana. Kebersihan di area kandang juga harus diperhatikan terutama bila ada air yang menggenang itu bisa untuk hidup para jentik nyamuk yang nantinya akan membawa berbagai sumber penyakit.
Demikianlah beberapa cara merawat ayam di saat pergantian musim, semoga sedikit informasi ini bisa berguna serta membantu kalian dalam mengantisipasi penularan penyakit pada ayam, sekian dari saya.


Thursday, November 20, 2014

Gejala dan pencegahan penyakit pada ayam Kalkun

Gejala dan pencegahan penyakit pada ayam Kalkun
@blambangan-farm.blogspot.com

Tidak dipungkiri lagi sekarang banyak sekali jenis ayam yang ada di Indonesia, salah satu ayam yang menurut saya unik adalah ayam Kalkun, hal yang membuat ayam kalkun lebih unuk ketimbang jenis ayam lainnya terletak pada bentuk tubuhnya, rata-rata ayam biasa mempunyai tubuh yang ramping namun lain halnya dengan ayam kalkun karena mempunyai bentuk tubuh yang besar, tapi sebenarnya tubuh besar ayam kalkun itu hanyalah bulunya saja yang mengembang jadi terlihat besar. Selain tubuh yang besar ayam kalkun juga memiliki keunikan pada paruh dan suaranya berkokok, saat sudah dewasa paruh ayam kalkun akan terlihat jengger merah yang panjang dan suaranya saat berkokok beda dengan jenis aya lain, itulah yang membuat ayam kalkun terlihat unik. Namun dari semua keunikannya itu ada hal yang sering terjadi pada ayam kalkun yaitu masalah penyakit pada ayam kalkun, situasi ini memungkinkan para peternak ayam kalkun bisa mengalami kerugian karena penyakit yang sering menyerang ayam kalkun bisa berdampak pada kematian.

Salah satu penyakit pada ayam kalkun yang sering menyerang adalah Pulorum, penyakit ini merupakan infeksi kronis pada ayam yang disebabkan oleh Salmonella Pullorum, penyakit yang pertama kali dilaporkan oleh Rettger pada tahun 1900 ini biasanya menjangkit anak ayam dalam rentan waktu sampai 4 minggu. Namun bakteri yang dibawa oleh penyakit ini bisa bertahan sampai 1 tahun pada kandang, sebenarnya infeksi ini bisa menyerang berbagai unggas seperti bebek, enthok, ayam dll, namun mungkin yang paling rentan terkena penyakit ini ialah ayam kalkun. Untuk cara penularannya bisa melalui pengeraman telur, penetasan, kandang yang sudah tercemar, kotoran peternakan dll.

Gejala yang mungkin timbul akibat terserang penyakit ini yaitu ayam terlihat lesu, mengantuk, kepalanya merunduk, mengigil, lutut membengkak dan diare. Supaya bisa terhindar dari penyakit pada ayam kalkun lebih baik melakukan pencegahannya terlebih dahulu karena apabila sudah terjangkit virus ini biasanya ayam sulit untuk disembuhkan walaupun ada juga yang bisa sembuh, untuk mencegahnya bisa dilakukan dengan cara-cara seperti dibawah ini.

  1. Bisa melakukan sanitasi kandang dengan diberi antiseptik dan mencegah binatang lain masuk ke area kandang karena itu bisa memicu terjadinya penularan.
  2. Kandang diusahakan harus dibuat senyaman mungkin agar ayam tidak stres dan jumlah ayam dalam kandang itu harus seimbang jangan sampai padat karena bisa bisa memicu resiko tinggi tertular lalu usahakan juga terdapat ventilasi udara yang baik supaya aliran uadara normal.
  3. Peralatan pada kandang harus rutin dibersihkan dan dicuci minimal 4 hari sekali dengan antiseptik yang direndam selama kurang lebih 30 menit.
Demikianlah sedikit informasi mengenai gejala dan pencegahan penyakit ayam kalkun, semoga tips ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Wednesday, November 19, 2014

Tips merawat burung kacer yang baik

Tips merawat burung kacer yang baik
img by @budidayausaha.blogspot.com

Selamat datang kembali di blog ciriayam.blogspot.com ini, pada kali ini saya akan memberikan beberapa tips bagaimana merawat burung kacer dengan baik, setelah sebelumnya saya memposting artikel tentang Ciri-ciri burung kacer sekarang saya akan memberikan cara untuk merawatnya. Dalam merawat burung kacer sebenarnya gampang-gampang sulit karena membutuhkan ketelatenan dalam melakukannya namun kita akan terbiasa apabila sering dilakukan. Dalam memelihara burung kacer, melakukan perawatan adalah hal yang penting untuk menjaga supaya staminanya terjaga, mentalnya kuat, selalu berkicau dan sebagainya. Dalam melakukan perawatan burung kacer ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan seperti proses penjemuran, proses pemandian, proses pemberian makan, proses perawatan saat mabung dan sebagainya, untuk detailnya bisa dilihat dibawah ini.

Untuk melakukan proses merawat burung kacer, kalian bisa membaca tips dibawah ini.
  1. Proses Penjemuran.

  2. Dalam proses penjemuran ini harus dilakukan setiap hari agar burung kacer bisa terus fit dan nafasnya panjang. Waktu penjemurannya bisa dilakukan pada pagi antara jam 8 sampai 10 pagi ketika matahari masih cerah, ketika dalam proses penjemuran keluarkan semua isi didalam kandang seperti makanan dan minuman. Setelah selesai dijemur taruh ditempat yang teduh lalu berikan makanan dan minumannya lagi.
  3. Proses Pemandian.

  4. Dalam proses pemandian ini dilakukan agar burung kacer terlihat selalu segar dan juga agar emosinya bisa stabil, jadi untuk pemandiannya bisa dilakukan satu kali sehari dan setelah selesai dimandikan harap diangin-anginkan agar bulunya cepat kering.
  5. Proses pemberian Makan.

  6. Burung kacer bisa diberikan makanan seperti buah-buahan, jangkrik, kroto, cacing, ulat bulu dan yang lainnya. Untuk buahnya biasanya kacer menyukai pepaya, pisang, apel dan sebagainya. Untuk jangkrik biasanya diberikan agar power suaranya tinggi.
  7. Proses perawatan saat Mabung.

  8. Disaat burung kacer sedang mabung harap melakukan hal-hal sebagai berikut.
    a. Jangan dimandikan.
    b. Kandang harus dikerodong dengan rapat.
    c. Bersihkan kandang 2 sampai 3 hari sekali.
    d. Saat sedang mabung bisa dilakukan memaster kacer.
Demikianlah beberapa tips merawat burung kacer, semoga dengan artikel ini kalian bisa mempunyai bayangan bagaimana melakukan perawatan burung kacer, saya mohon maaf apabila ada kata yag salah, sekian dan terima kasih.

Tuesday, November 18, 2014

Membuat jamu tradisional untuk ayam yang mempunyai banyak khasiat

jamu alami ayam
img by @ayampetarungmaniak.blogspot.com

Jamu tidak hanya untuk kita konsumsi, tetapi jamu juga bisa berguna untuk ayam karena manfaatnya sangat banyak untuk ayam. Bila kalian memelihara ayam baik itu jumlahnya banyak atau sedikit bisa diberi jamu tradisional ini supaya tidak mudah terserang virus atau penyakit. Untuk ayam bangkok aduan sendiri jamu bisa bermanfaat untuk meningkatkan stamina, memulihkan stamina setelah bertarung dan masih banyak lagi manfaatnya. Sebenarnya sekarang sudah ada banyak jamu atau obat-obatan untuk ayam yang diperjual belikan di toko pakan ayam atau yang lainnya, namun pemberian kepada ayam itu sendiri akan bisa memberi dampak atau efek samping yang kita sendiri tidak tahu itu, untuk itu alangkah baiknya bila diberi jamu tradisional untuk ayam yang tidak memiliki efek samping setelah dikonsumsi maupun dihari mendatang.

Berikut ini ada tiga resep membuat jamu tradisional untuk ayam yang bisa kalian buat dengan mudah dan tanpa resiko karena semua bahan yang diperlukan bersifat alami.
  1. Untuk meningkatkan stamina
  2. Stamina ayam merupakan salah satu yang harus dijaga karena bila ayam itu petarung pasti akan selalu membutuhkan stamina yang prima saat akan bertarung. Untuk menjaga stamina itu bisa diberikan Larutan gula merah yang dicampur dengan asam jawa secukupnya dan diberikan sebelum ayam akan diadu.
  3. Untuk ayam siap tarung
  4. Untuk ayam yang mau diadu sebaiknya diberikan jamu ini supaya bisa siap dan ngotot saat bertarung, berikan jamu ini pada sore hari atau 3 hari sebelum akan diadu, berikut rincian jamunya.
    Siapkan bahan seperti jahe 1 ons yang diparut kemudian diambil airnya, 1 butir telur ayam kampung atau bebek, 1 buah jeruk nipis yang diperas lalu diambil airnya, 1 sdm kecap, 1 sendok kopi bubuk hitam, 1 sendok madu tawon, 10 butir merica.
    Setelah semua bahan yang diperlukan sudah siap lalu campurkan semua bahan tersebut kemudian berikan pada ayam yang ingin diadu.
  5. Untuk memulihkan stamina setelah bertarung
  6. Untuk ayam yang selesai diadu pasti staminanya terkuras habis, untuk memulihkan stamina ayam setelah diadu tidak akan bisa cepat namun kalian bisa memberikan jamu ini supaya ayam yang setelah diadu sataminanya bisa pulih dengan cepat. Siapkan madu secukupnya lalu dicampur dengan 1 butir kuning telur itik, lalu diminumkan pada ayam yang sudah selesai diadu.
Demikianlah beberapa resep membuat jamu tradisional untuk ayam, semoga ini bisa bermanfaat dan berguna untuk kalian, mohon maaf apabila ada salah kata dalam artikel ini. Sekian dan terima kasih.